Penyempurna Rekreasi Saat Di Jogja

Penyempurna Rekreasi Saat Di Jogja

Penyempurna Rekreasi Saat Di Jogja – Yogyakarta sebuah kota yang mempunyai riwayat dan kebudayaan yang paling kental.

Hingga s/d sekarang ini kota yang berjulukan kota siswa ini selalu ramai didatangi beberapa pelancong yang tiba dari bermacam penjuru dunia.

Alun-Alun Kidul, Penyempurna Rekreasi Saat Di Jogja

Riwayat sebagai sisi Yogyakarta diantaranya adalah sebagai tempat asal-usul berdirinya salah satunya organisasi paling besar di Indonesia yaitu Muhammadiyah.

Baca Juga: Rekreasi Taman Nasional Gunung Merbabu

Lepas dari hal itu, bila kamu berkunjung Yogyakarta tidak komplet perjalananmu bila belum berkunjung Alun-Alun Kidul Yogyakarta.

Yogyakarta mempunyai Alun-Alun yang paling luas hingga terdiri jadi dua sisi yaitu Alun-Alun Kidul dan Alun-Alun Utara (Alun-Alun Lor), ke-2 Alun-Alun itu dahulunya memiliki peranan semasing.

Kesempatan ini aku akan mengulas berkenaan Alun-Alun Kidul yang berada di samping selatan Keraton Yogyakarta, dengan ciri-ciri uniknya adalah hadirnya dua buah pohon beringin besar.

Alun-Alun Kidul selalu ramai didatangi apa lagi bila malam datang, situasi berlainan akan terlihat berasa. Banyak serunya yang bisa kamu kerjakan saat ada di sini.

Berikut pembahasan komplet berkenaan Alun-Alun Kidul Yogyakarta:

Posisi Alun-Alun Kidul Penyempurna Rekreasi Di Jogja

Posisi Alun-Alun Kidul Yogyakarta ada di samping selatan Keraton, persisnya ada di Jl. Alun-Alun Kidul, Patehan, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta, Wilayah Spesial Yogyakarta.

Jalur Ke arah Alun-Alun Kidul

Jalur ke arah Alun-Alun Kidul Yogyakarta sangat gampang, posisinya benar-benar gampang dicapai dari bermacam arah. Disamping itu tempat rekreasi yang ini bersisihan dengan Malioboro dan Tamansari.

Bila kamu bergerak dari 0 Km Yogyakarta cuman memakan waktu seputar 15 menit dengan memakai andong atau becak. Atau bila memakai kendaraan individu tinggal arahkan kendaraanmu menuju selatan ke arah Jl. Pangurakan,

Selanjutnya saat datang di perempatan belok menuju timur, kamu akan melalui Alun-Alun Utara belok kanan terus lempeng. Lantas kamu akan masuk wilayah keraton saat menyaksikan perempatan belok kiri terus lempeng sampai kamu mendapati dua buah beringin besar di lapangan tengah.

Jam Membuka Alun-Alun Kidul

Jam operkanasional Alun-Alun Kidul Yogyakarta dibuka tiap hari Senin sampai Minggu sepanjang 24 jam non-stop. Jadi kamu bisa berkunjung posisi rekreasi monumental ini kapan pun kamu ingin. Waktu terbaik mendatanginya adalah saat sore atau mendekati malam hari.

Ticket Alun-Alun Kidul Penyempurna Rekreasi Di Jogja

Ticket masuk Alun-Alun Kidul ini gratis, kamu perlu keluarkan uang untuk bayar ticket parkirkan saja yaitu sebesar:

  • Parkit motor dengan bayar Rp. 2.000 per unit
  • Parkir mobil cukup bayar Rp. 5.000 per unit

Baca juga: Bukit Parang Endog, Menara Pandang Alami di pantai Selatan

Sarana Alun-Alun Kidul

Sarana umum yang berada di Alun-Alun Kidul Yogyakarta salah satunya:

  • Area parkirkan
  • Toilet
  • Warung-warung minuman dan makanan
  • Penginapan

Selayang Pandang Alun-Alun Kidul Yogyakarta

Saat sebelum kita ulas lebih jauh berkenaan apa yang dapat kita kerjakan saat ada di Alkid Yogyakarta, seharusnya kita mengenali lebih dulu mengenai riwayat yang pernah terukir di tempat itu.

Alun-Alun Kidul atau Alun-Alun Selatan dikenal juga bernama Alun-Alun Pengkeran (Alun-Alun Belakang), Posisinya ada dalam benteng keraton, dengan ditanam dua buah pohon beringin di tengah-tengahnya.

Pohon beringin itu diberi nama Supit Urang, dipagari dengan memakai ornament yang berbentuk bulatan dan wujud busur, pagar itu disebutkan Ringin Kurung.

Kecuali ke-2 pohon iconic itu ada juga Pohon Pakel (Mangga) dan Pohon Kweni, yang dipercayai menyimbolkan kedewasaan (akil baligh) dan keberanian (wani).

Alun-Alun Kidul ini memiliki ukuran seputar 150×150 mtr. dengan 5 bukaan sebagai jalan masuk keluar ke arah posisi. Yaitu Jl. Langenastran Kidul, Jl. Langenastran Lor, Jl. Ngadisuryan, Jl. Patehan Lor, dan Jl. Gading. Ke-5 jalan itu menyimbolkan indera manusia.

Peranan khusus Alun-Alun Selatan atau Alun-Alun Kidul ini dahulunya sebagai tempat latihan beberapa prajurit Keraton sebagai tempat pengecekan pasukan mendekati upacara Garebeg.

Alun-Alun itu dibuat olah Pangeran Mangkubumi, pendiri Kesultanan Yogyakarta yang mengusai dalam pengetahuan filsafat atau arsitektur. Kepiawaiannya itu diteruskan dalam susunan ruangan kesultanan Yogyakarta dengan mempunyai simbol-simbol yang penuh arti.

Bangunan-bangunan simpatisan yang lain juga berdasar pada sumbu filosofis, garis imajiner yang menghampar lempeng di antara Tugu Golong Gilig dan Pentas Krapyak, terhitung salah satunya Alun-Alun Kidul dan Alun-Alun Lor.

Macam Rekreasi Di Alun-Alun Kidul Yogyakarta

  1. Situasi Yang Menentramkan

Alun-Alun Kidul dipercaya sebagai tempat istirahat (Palereman) untuk beberapa Dewa, oleh karenanya tempat ini oleh beberapa orang dipakai sebagai tempat Ngleremke Ati atau Menenangkan Hati.

Situasinya benar-benar sangat menentramkan, apa lagi bila pagi hari di mana belum beberapa orang yang tiba penuhi Alun-Alun Kidul Yogyakarta ini.

Udara sejuk membersihkan raga dan jiwa yang inginkan kenyamanan, dibalut dengan situasi yang sarat dengan karifan lokal dan bangunan monumental.

Disamping itu, banyak warga seputar yang jogging melingkari alun-alun sekalian mengisap angin segar yang diberi.

Di sekitar Alkid berdiri beberapa bangunan dengan ornament yang bagus sekali, hingga tempat itu tidak cuma sebagai tempat piknik saja tetapi sebagai tempat rekreasi budaya juga.

Apa lagi bila malam hari, situasi akan berlainan dengan siang hari. Walau berasa mistik dan menakutkan tetapi rasa itu sedikit tergerus dengan hadirnya berwarna-warni lampu yang memikat di seputar Alkid.

  1. Coba Ritus Laris Masangin

Satu perihal yang jangan terlewati saat ada di Alkid Yogyakarta, yaitu coba ritus Laris Masangin. Yaitu kamu harus berjalan lempeng ke arah tempat pohon beringin dengan tutup mata.

Hal itu memang kelihatan benar-benar gampang, tetapi rupanya tidak segampang apa yang kamu pikirkan. Konon mereka yang sukses lakukan Laris Masangin cuman beberapa orang yang mempunyai hati yang bersih.

Bila kamu terus berjalan lempeng dan sukses melalui jalan antara ke-2 pohon beringin, karena itu semua kemauan dan hajatmu akan terkabulkan.

Ritus Laris Masangin sudah ada semenjak jaman dahulu, yang pada awalnya cuman dilaksanakan saat lakukan Topo Bisu yang berjalan tiap malam satu Syuro’. Adat Topo Bisu dilaksanakan oleh beberapa prajurit dan abdi dalam dengan melingkari benteng tanpa berbicara satu katapun.

Adat itu dilaksanakan dimulai dari halaman Keraton ke arah Alkid dengan melalui ke-2 pohon beringin. Sebagai ritus untuk cari karunia dan minta pelindungan dari gempuran lawan.

  1. Naik Odong-Odong Spesial

Saat berkunjung Alun-Alun Kidul pada malam hari situasinya akan berlainan, saat malam situasi di Alkid akan ramai dan warna warni. Seputar Alkid berderet odong-odong yang sudah dibuat mempunyai lampu beragam warna yang paling elok dan menarik.

Odong-odong itu ada yang dapat diisi oleh dua orang s/d delapan orang, harga kontraknya juga berlainan yaitu yang memiliki 2 orang bayar Rp. Rp. 30.000 sedang yang memiliki delapan orang Rp. 50.000 harga itu berlaku untuk 1x perputaran.

Langkah memainkannya adalah dengan mengayuh pedal yang ada dalam odong-odong, seperti seperti mengayuh becak. Sarana itu telah ada semenjak tahun 2013, pembuatnya adalah kusir andong yang berpindah jadi tukang becak.

Karena ingin dirubah jadi sebuah sarana dan bisa memuat banyak, pada akhirnya dibuat demikian rupa dan terpasang lampu karena pada malam hari.

  1. Kulineran Nikmat

Sesudah capek bermain odong-odong, isi kembali tenagamu dengan berekreasi kulineran yang menyebar di seputar Alkid, dimulai dari makanan berat sampai jajan-jajanan enteng.

Buat kamu yang ingin ngopi, tidak jauh dari posisi Alun-Alun Selatan ini ada sebuah kafe yang namanya Kafe Keroncong Alkid, seperti namanya kafe ingin melipur pengunjung yang tiba dengan alunan musik keroncong.

Pemondokan

Di Yogyakarta banyak pemondokan, hotel atau homestay yang tidak jauh dari tempat rekreasi. Harga yang dijajakan juga tidak begitu kuras kantong, berikut sejumlah rujukan hotel atau pemondokan buat kamu yang cari pemondokan dekat sama Alun-Alun Kidul Yogyakarta:

  1. Rumah Roso Homestay, jarak dari Alkid cuman seputar 300 mtr. saja harga yang dijajakan juga cuman Rp. 120.000 per malam. Sarana yang akan kamu peroleh yaitu kamar ber AC, Wifi, dan kamar mandi bersama.
  2. Penginapan Pugeran, sarana yang ada di pemondokan ini salah satunya TV, dispenser, kamar mandi dalam, dan kipas angin. Pemondokan ini memiliki jarak seputar 1 km dari Alkid Yogyakarta. Harga yang dijajakan benar-benar murah, yaitu cuman Rp. 70.000 sampai Rp. 90.000 per malamnya.
  3. Hotel Puspita, harga yang dijajakannya sejumlah Rp. 100.000an per malamnya. Dengan sarana yang dapat kamu peroleh salah satunya TV, AC, dan kamar mandi dalam. Jarak dari Alkid seputar 500 mtr. saja.

Yogyakarta merupakan tempat rekreasi budaya yang mempesona, beberapa hal yang bisa kita jumpai saat berkunjung Kota Spesial yang ini.

Saat ada di Yogyakarta luangkan waktu untuk berkunjung Alun-Alun Kidul atau Alun-Alun Selatan ini, dan coba lakukan Ritus Laris Masangin.